Bupati Ismet Mile Pimpin Rapat Forkopimda, Perkuat Mitigasi Dampak Kekeringan

Bone Bolango46 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung Bupati Bone Bolango Ismet Mile, di Ruang Kerja Bupati, Kamis 16 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut, Bupati Ismet Mile mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil identifikasi pemerintah daerah, seluas 218 hektare areal persawahan terdampak kekeringan.

Lahan tersebut berada di Kecamatan Kabila, Tilongkabila, dan Suwawa yang selama ini bergantung pada pasokan air dari jaringan Irigasi Alale.

Menurut Bupati Ismet Mile, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi produksi pertanian, ketersediaan pangan, hingga memicu inflasi daerah apabila tidak segera ditangani.

“Ini harus menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak langsung pada produksi pertanian. Jika produksi menurun, tentu akan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan dan berpotensi memicu inflasi,” ujar Ismet Mile.

“Selain areal persawahan, dampak kekeringan juga mulai dirasakan pada komoditas pertanian lainnya. Data pemerintah daerah mencatat sekitar 67 hektare lahan jagung dan 3,4 hektare tanaman cabai mengalami gangguan akibat berkurangnya pasokan air,” ujarnya lagi.

Sebagai bentuk respons cepat, Ismet Mile mengungkapkan Pemkab Bone Bolango terus mengoptimalkan pemanfaatan pompa air yang telah disalurkan kepada kelompok tani.

“Hingga saat ini, sebanyak 193 unit pompa air telah didistribusikan dan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Bone Bolango saat ini berada pada kategori areal agak kering. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga meningkatkan potensi krisis air bersih serta risiko kebakaran hutan dan lahan.

Pemkab Bone Bolango juga mencatat dampak kekeringan telah dirasakan di delapan kecamatan yang mencakup 21 desa.

Oleh karena itu, Bupati Ismet Mile menginstruksikan seluruh jajaran Forkopimda, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat langkah-langkah mitigasi di lapangan.

“Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah penanganan agar dampak kekeringan dapat ditekan semaksimal mungkin. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan sektor pertanian tetap produktif,” tegas Ismet.

Ichal

Comment