NOTE24.ID – Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan bahwa disiplin aparatur tidak boleh sekadar menjadi kewajiban administratif, tetapi harus tumbuh menjadi budaya kerja yang dirasakan dan dijalankan bersama di seluruh lini pemerintahan.
Penegasan itu disampaikan Ismet Mile didampingi Wakil Bupati Risman Tolingguhu dan Sekretaris Daerah Iwan Mustapa saat memberikan arahan pada apel kerja jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 7 September 2026.
Menurut Ismet, kedisiplinan harus berlaku bagi seluruh aparatur tanpa melihat tingkatan jabatan maupun tempat bertugas.
“Mulai dari jajaran pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa, seluruhnya memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan pelayanan pemerintahan berjalan optimal,” ujar Ismet.
Bupati Ismet bahkan meminta camat, sekretaris kecamatan hingga aparat desa untuk dilibatkan dalam apel bersama. Langkah tersebut, kata dia, penting untuk membangun kesamaan sikap dan memastikan budaya disiplin tidak hanya berlaku di lingkungan pemerintah kabupaten.
“Untuk dua bulan ke depan, saya ingin melihat sejauh mana integritas Anda semua, sejauh mana disiplin dan loyalitas Anda dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” pintanya.
Ia mengingatkan bahwa pemerintahan tidak boleh berjalan dengan standar kedisiplinan yang berbeda-beda. Setiap aparatur memiliki tugas, fungsi dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara utuh.
“Tidak ada yang istimewa, tidak ada spesialis di sini. Dari Bupati sampai yang paling terbawah, kita sama dalam menjalankan tugas pemerintahan,” jelasnya.
Ismet juga menyoroti kedisiplinan dalam pelaksanaan apel yang masih perlu diperbaiki. Ia meminta aparatur tidak datang terlambat dan tidak menganggap apel sebagai kegiatan formalitas semata.
Untuk memastikan hal tersebut, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta membantu melakukan pengawasan kedisiplinan, termasuk mencatat aparatur yang tidak memenuhi ketentuan kehadiran.
Namun, Ismet menegaskan langkah tersebut bukan untuk memberikan tekanan kepada aparatur. Sebaliknya, hal itu merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan, kesetaraan dan budaya kerja yang disiplin.
“Ini bukan gertakan. Saya hendak membangun kebersamaan kita semua. Dalam posisi kita sebagai aparat, di hadapan hukum kita semua sama,” tegasnya.
Bupati menilai disiplin aparatur memiliki kaitan erat dengan stabilitas pemerintahan dan keberhasilan pembangunan. Ketika aparatur bekerja tertib, hadir dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, maka program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Karena tugas kita semua adalah bagaimana menciptakan stabilitas daerah ini agar tidak terganggu pelaksanaan kegiatan dan program pembangunan. Kedua, bagaimana kita menciptakan kesejahteraan,” ucapnya.
Ismet berharap seluruh aparatur menjadikan arahan tersebut sebagai komitmen bersama, bukan hanya untuk memenuhi kewajiban apel, tetapi diterapkan dalam setiap aktivitas kedinasan sehari-hari.
Baginya, disiplin bukan tentang siapa yang mengawasi, melainkan tentang kesadaran setiap aparatur untuk menjalankan amanah dan tanggung jawabnya.
“Dengan budaya kerja yang disiplin dan setara, ia optimistis roda pemerintahan Bone Bolango dapat bergerak lebih solid untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Ichal











Comment