Atasi Antrean SPBU, Pertamina Tambah Pasokan BBM 30 Persen di Sulut

Sulut64 Views

NOTE24.ID – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol. Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengatasi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM sebesar 30 persen dari stok normal.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolda Sulut usai menggelar rapat koordinasi bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di ruang kerja Kapolda Sulut, Jumat (16/10/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 18.40 WITA itu membahas langkah strategis untuk mempercepat distribusi BBM dan mengurai kepadatan antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Dalam rapat tersebut, Pertamina menyampaikan telah menyiapkan stok BBM sebanyak 5.000 kiloliter (KL) untuk wilayah Sulawesi Utara. Pasokan itu dijadwalkan didistribusikan ke seluruh SPBU pada Jumat malam, disertai penambahan pasokan 30 persen dari stok normal.

Kapolda menegaskan, jajaran kepolisian akan mengawal proses distribusi BBM, khususnya Pertalite dan Solar, agar penyalurannya berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami memastikan pendistribusian BBM akan dikawal oleh jajaran kepolisian, sehingga pasokan dapat sampai ke SPBU dengan aman dan tepat waktu. Masyarakat tidak perlu khawatir atau panik. Kami mengimbau agar tetap tenang dan tertib saat mengantre untuk mendapatkan BBM,” tegas Yudo.

Untuk mempercepat penyaluran, Kapolda juga menekankan pentingnya optimalisasi pasokan, percepatan proses bongkar muat kapal, serta kesiapan armada mobil tangki sesuai kebutuhan di lapangan.

Polda Sulut bersama instansi terkait akan memperkuat pengamanan dan pengawalan jalur distribusi mobil tangki BBM. Personel kepolisian juga akan ditempatkan di sejumlah titik yang rawan kepadatan, terutama di kawasan Ring Road dan wilayah Minahasa Utara.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurai antrean kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Selain pengamanan distribusi, optimalisasi operasional SPBU yang melayani masyarakat selama 24 jam turut didorong sebagai upaya mempercepat pelayanan. Pengaturan antrean juga akan dilakukan sesuai kondisi di lapangan dengan tetap mengutamakan ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

Sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor, Kapolda Sulut turut berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, melalui panggilan video WhatsApp untuk membahas ketersediaan stok dan kelancaran distribusi BBM di Sulawesi Utara.

Polri dan Pertamina juga akan memperkuat komunikasi publik agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai ketersediaan stok dan perkembangan penyaluran BBM. Upaya ini diharapkan dapat mencegah kepanikan serta pembelian secara berlebihan yang berpotensi memperparah antrean.

Kapolda berharap sinergi antara kepolisian, Pertamina, dan instansi terkait mampu mempercepat penanganan antrean sekaligus memastikan kebutuhan BBM masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara terpenuhi

“Dengan adanya penambahan pasokan dan pengamanan distribusi, kami berharap kebutuhan BBM masyarakat Sulawesi Utara dapat terpenuhi dengan baik. Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” imbaunya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulut, di antaranya Karo Ops Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli, Dirpamobvit Kombes Pol. Nanang Heru Purwoko, Dirreskrimsus Kombes Pol. FX Winardi Prabowo, Dirintelkam Kombes Pol. Malpa Malacoppo, Kabid Humas Kombes Pol. Endrastiawan Setyowibowo, serta Wadir Lantas AKBP Dasveri Abdi.

Turut hadir Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen terkait. (***)

Comment