Pemkab Bone Bolango Matangkan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Wajib Belajar 13 Tahun

Bone Bolango151 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia berkualitas melalui peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan daerah dalam mendukung implementasi kebijakan nasional Wajib Belajar 13 Tahun yang menempatkan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian dari sistem pendidikan wajib.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berdasarkan Rapor Pendidikan Jenjang Taman Kanak-kanak (TK) Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis 6 Agustus 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango Basir Noho, mengatakan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.

“Melalui kebijakan ini, satu tahun pendidikan prasekolah menjadi bagian dari wajib belajar. Karena itu, kualitas layanan TK harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan fondasi pendidikan yang kuat bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar,” ujar Basir.

Menurutnya, coaching clinic tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan operator TK dalam menyusun SPMI berbasis Rapor Pendidikan, memperkuat tata kelola satuan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.

“Sebanyak 66 kepala TK Negeri bersama operator sekolah mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai peningkatan mutu pendidikan, pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hingga penyusunan program sekolah yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran,” kata Basir.

Selain peningkatan kapasitas SDM, Basir menjelaskan pihaknya tengah melakukan penataan kelembagaan pendidikan anak usia dini.

“Dari 77 TK swasta yang ada di Bone Bolango, sebanyak 20 TK telah menyatakan kesiapan untuk diproses menjadi TK Negeri melalui tahapan validasi sebelum diajukan kepada Bupati Bone Bolango untuk memperoleh persetujuan,” jelasnya.

Tak hanya itu, sinergi dengan Bunda PAUD Bone Bolango juga akan terus diperkuat melalui pelaksanaan Posyandu Holistik Integratif dan peningkatan kompetensi guru TK sebagai upaya menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memberikan perhatian serius terhadap pembangunan pendidikan sejak usia dini karena menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kualitas generasi penerus,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan kelembagaan, serta pemerataan akses pendidikan agar setiap anak di Bone Bolango memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini.

“Melalui berbagai langkah strategis, kami optimistis implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dapat berjalan efektif sekaligus menjadi pijakan dalam mewujudkan generasi Bone Bolango yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” imbuhnya.

Ichal

Comment