Sekda Iwan Mustapa Buka O2SN-FLS3N, Siswa Diajak Kejar Prestasi dan Integritas

NOTE24.ID – Ajang talenta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bone Bolango resmi digelar.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, Sabtu 2 Mei 2026, di Lapangan Ippot Tapa.

Dalam sambutannya, Sekda Iwan Mustapa mengaku bangga melihat antusiasme para peserta yang mengikuti ajang tahunan tersebut.

Ia menegaskan bahwa O2SN dan FLS3N bukan sekadar kompetisi, melainkan pintu gerbang bagi para siswa untuk meraih mimpi besar.

“Ini bukan hanya lomba, tetapi langkah awal untuk menjadikan Bone Bolango sebagai daerah yang juara, maju, unggul, dan bersejarah,” ujar Iwan.

Ia menekankan bahwa tahun 2026 menjadi target konkret bagi daerah untuk melangkah lebih jauh dalam mencetak generasi berprestasi.

Menurutnya, menjadi juara tidak hanya diukur dari perolehan medali, tetapi juga dari karakter yang dimiliki para siswa.

“Juara itu adalah siswa yang sportif, jujur, kreatif, dan berintegritas,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya prestasi akademik dan non-akademik, di mana para siswa diharapkan mampu bersaing hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Tak kalah penting, budaya literasi juga menjadi perhatian utama.

“Juara dalam literasi berarti menjadikan membaca dan berpikir kritis sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban,” jelasnya.

Iwan menyebutkan, O2SN, FLS3N, dan pameran literasi merupakan tiga pilar utama dalam mencetak generasi juara di Bone Bolango.

Ia pun mengingatkan para peserta untuk tidak menjadikan ajang ini sebagai beban, melainkan sebagai sarana belajar dan mengasah kemampuan.

“Menang atau kalah itu sementara, yang terpenting adalah pengalaman yang didapat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia menegaskan bahwa masa depan daerah berada di tangan generasi muda saat ini. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, kata dia, terus berkomitmen memajukan sektor pendidikan, baik dari sisi sarana dan prasarana, kesejahteraan guru, maupun pengembangan minat dan bakat siswa.

“Pendidikan adalah prioritas utama daerah,” tutupnya.

Ichal

Comment