Tim Satgas MBG Bone Bolango Cek Langsung Kondisi 14 SPPG di Lapangan

Bone Bolango93 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah, Kamis 8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan pemenuhan gizi berjalan optimal, sesuai standar, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima program.

Ketua Tim Satgas MBG Bone Bolango, Iwan Mustapa menjelaskan, monev ini bukan sekadar agenda rutin pengawasan, melainkan langkah strategis dalam melihat langsung kualitas pelaksanaan program di lapangan.

“Tim Satgas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari proses distribusi makanan, kualitas pelayanan, kebersihan, administrasi, hingga kesiapan sumber daya di masing-masing SPPG,” jelasnya.

Menurut Iwan, monitoring lapangan menjadi penting untuk memetakan berbagai tantangan yang dihadapi pengelola sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya ingin melihat sejauh mana dampak keberadaan SPPG terhadap lingkungan sekitar, tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat tetapi juga dampak ekonomi dan sosial yang mulai dirasakan warga.

Dari hasil pemantauan sementara, keberadaan SPPG dinilai mulai memberikan efek positif yang cukup luas.

Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut turut menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM, munculnya peluang usaha baru, hingga terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Perputaran ekonomi daerah ikut terdorong melalui pengadaan bahan pangan lokal, jasa distribusi, dan pemberdayaan tenaga kerja setempat,” ungkap Iwan.

Tak hanya itu, dampak sosial juga mulai terlihat dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang.

“Dalam kegiatan monitoring tersebut, Tim Satgas MBG juga memberikan pembinaan serta sejumlah catatan evaluasi kepada pengelola SPPG,” ujarnya.

Ia menambahkan, Fokus pembinaan diarahkan pada peningkatan kualitas makanan, higienitas, disiplin pelayanan, dan ketepatan waktu distribusi agar layanan semakin maksimal.

“Saya berharap keberadaan SPPG ke depan dapat berkembang menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Ichal

Comment