Delapan Gerai Koperasi Merah Putih di Bone Bolango Siap Beroperasi, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Desa

Bone Bolango18 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus mempercepat pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat distribusi pangan murah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa.

Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 27 gerai KDKMP di berbagai desa dan kelurahan mulai melakukan pembangunan.

Dari jumlah tersebut, delapan gerai di antaranya telah selesai dan siap beroperasi.

Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional itu ditandai dengan keikutsertaan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, pada Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring, Sabtu 16 Mei 2026.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengatakan bahwa pemerintah daerah optimistis keberadaan Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat ekonomi baru di desa sekaligus memperkuat distribusi pangan murah bagi masyarakat.

Menurutnya, koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyedia kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha produktif dan penyerapan hasil pertanian maupun produk lokal.

“Pemerintah daerah berharap koperasi ini dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru di desa. Kehadirannya diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” ujar Iwan Mustapa.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Bone Bolango, Djumaidil, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah terdapat 27 gerai yang sementara dalam tahap pembangunan dan delapan gerai KDKMP telah siap dioperasikan.

Delapan gerai tersebut masing-masing berada di Desa Bandungan, Bongopini, Tihu, Bondaraya, Kaidundu Barat, Molutabu, Moutong, dan Bulotalangi Timur.

Djumaidil menjelaskan, pembentukan unit usaha koperasi disesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing desa. Koperasi nantinya akan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus tempat penyerapan hasil produksi desa untuk dipasarkan kembali.

Selain itu, koperasi juga disiapkan untuk mendukung pengembangan UMKM melalui fasilitas pembiayaan dengan bunga rendah. Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja di pedesaan.

“Harapannya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bisa segera berjalan maksimal dan masyarakat dapat merasakan langsung dampaknya,” pungkas Djumaidil.

Ichal

Comment