Produktivitas Padi Bone Bolango Lampaui Rata-Rata Nasional, Kementerian Pertanian Beri Apresiasi

Bone Bolango36 Views

NOTE24.ID – Keberhasilan Kabupaten Bone Bolango dalam meningkatkan produktivitas padi mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Dengan capaian produksi mencapai 6 hingga 12 ton per hektare, Bone Bolango berhasil melampaui rata-rata produktivitas padi nasional dan menjadi salah satu daerah yang menunjukkan kinerja pertanian yang membanggakan.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah Pusat, serta para petani dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan daerah.

Apresiasi itu disampaikan pada kegiatan Gerakan Tanam Padi bersama Kelompok Tani Ohilawa di Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Senin 22 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian, serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Idha Widi Arsanti.

Bupati Bone Bolango Ismet Mile menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Bone Bolango. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program strategis menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan hasil produksi dan kesejahteraan petani.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik bagi Bone Bolango. Kehadiran perwakilan Kementerian Pertanian yang turun langsung bersama petani memberikan semangat dan motivasi besar bagi masyarakat tani untuk terus meningkatkan produktivitas,” ujar Bupati Ismet Mile.

Menurutnya, berbagai bantuan yang telah disalurkan Kementerian Pertanian, mulai dari benih unggul padi dan jagung hingga alat dan mesin pertanian seperti traktor dan pompa air, telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil panen petani di Bone Bolango.

“Perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian Bone Bolango sangat luar biasa. Dengan meningkatnya hasil produksi, kesejahteraan petani akan semakin baik dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, mengungkapkan bahwa program swasembada pangan yang menjadi target nasional berhasil dicapai lebih cepat dari rencana awal.

“Target swasembada yang direncanakan empat tahun berhasil dicapai hanya dalam satu tahun. Ini merupakan capaian besar yang perlu dipertahankan melalui kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan petani,” kata Sam.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk terus menyiapkan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) serta menginventarisasi kebutuhan sektor pertanian guna mendukung program-program pengembangan pertanian ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, memberikan apresiasi khusus atas capaian sektor pertanian Bone Bolango yang dinilai sangat progresif.

Menurutnya, Bone Bolango berhasil mencatat Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 99 persen dengan indeks pertanaman mencapai 250. Selain itu, produktivitas padi yang berada pada kisaran 6 hingga 12 ton per hektare menunjukkan performa yang berada di atas rata-rata nasional.

“Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Capaian LTT mencapai 99 persen, indeks pertanaman sudah 250, dan produktivitas padi berada di atas rata-rata nasional. Kami berharap prestasi Bone Bolango terus meningkat dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengembangan sektor pertanian,” pungkas Idha.

Ichal

Comment