Malam Budaya Boalemo Mengangkat Kembali Tradisi Gorontalo, Kawasan Bolihutuo Direncanakan Menjadi Pusat Penyelenggaraan Festival

Boalemo10 Views

NOTE24.ID – Suasana di Alun-Alun Tilamuta, Kabupaten Boalemo, tampak penuh semangat dan kehangatan pada malam Minggu, 21 Juni 2026.

Ribuan warga memanfaatkan waktu istirahat akhir pekan untuk hadir menyaksikan Pentas Seni dan Budaya Tingkat Kabupaten Boalemo, yang menyajikan kekayaan warisan tradisi daerah sekaligus menonjolkan nilai-nilai kehidupan yang bersumber dari ajaran agama Islam.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan mengusung tema “Boalemo Paham Budaya sebagai Manifestasi Syiar Islam dalam Pengembangan Budaya Tradisional Gorontalo”.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui berbagai jenis pertunjukan seni yang menyatukan unsur keindahan seni, kearifan tradisi, serta nilai-nilai keagamaan yang luhur.

Perhatian para penonton tertuju pada penampilan Tari Dana-Dana serta pertunjukan seni bela diri tradisional Langga.

Kedua karya budaya tersebut merupakan warisan budaya takbenda milik masyarakat Gorontalo yang ditampilkan sebagai upaya untuk lebih mengenalkan sekaligus menjaga identitas budaya daerah agar tidak hilang ditelan waktu.

Pelaksanaan pentas budaya ini merupakan hasil kerja sama antara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Provinsi Gorontalo dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo.

Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan yang diberikan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan dalam menjaga kelestarian warisan budaya Gorontalo.

Menurut pandangannya, melestarikan budaya bukan sekadar berarti menjaga peninggalan masa lalu, melainkan juga menjadi sarana penting untuk membentuk watak dan kepribadian generasi muda.

“Melalui upaya pelestarian budaya yang dilakukan secara terus-menerus seperti ini, kita tidak hanya menjaga warisan yang telah diwariskan leluhur, tetapi juga membentuk generasi penerus yang berkarakter kuat, berintegritas, serta senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa,” ujar Rum Pagau.

Selain bidang kesenian, perhatian Pemerintah Daerah juga diarahkan pada upaya melestarikan kekayaan kuliner tradisional.

Rum Pagau mendorong agar makanan khas Boalemo seperti Bubur Sada dan Pisang Tumbu semakin luas diperkenalkan kepada masyarakat, sehingga kelak dapat dikenal dan diterima secara luas hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah Kabupaten Boalemo juga telah menyiapkan langkah-langkah selanjutnya untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan kebudayaan di daerah.

Salah satunya adalah rencana penyelenggaraan Festival Budaya Boalemo yang nantinya akan dipusatkan di kawasan wisata Bolihutuo.

Rencana penyelenggaraan festival tersebut diharapkan menjadi momen yang tepat untuk memperluas ruang promosi karya seni, tradisi, serta kekayaan kuliner khas Boalemo, sekaligus menjadikan kebudayaan sebagai salah satu sektor penting yang mendukung kemajuan pariwisata daerah.

Dengan demikian, pelaksanaan malam pentas seni dan budaya di Tilamuta tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kelestarian tradisi lokal memerlukan dukungan dan partisipasi bersama antara pemerintah dan masyarakat agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Taufik Bouty 

Comment