Pemkab Bone Bolango Maksimalkan Penanganan Kekeringan, Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warga Tetap Terpenuhi

Bone Bolango109 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (PAemkab) Bone Bolango terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari dampak musim kemarau yang masih melanda sejumlah wilayah.

Melalui berbagai langkah cepat dan kolaboratif, pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin agar dampak kekeringan tidak semakin membebani kehidupan warga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Bone Bolango Ismet Mile yang memimpin penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak di Desa Tamboo dan Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila, Jumat 31 Juli 2026.

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Iwan Mustapa serta Ketua PMI Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile.

Bupati Ismet Mile menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus menjadi prioritas pemerintah, terlebih di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami krisis air.

“Air adalah kebutuhan yang paling mendasar bagi kehidupan. Ketika masyarakat mengalami kesulitan air, pemerintah harus hadir dengan langkah-langkah nyata agar kebutuhan mereka tetap terpenuhi,” ujar Ismet.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Bupati Ismet mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, guna memperkuat armada distribusi air bersih. Hasil koordinasi tersebut membuahkan dukungan berupa dua unit mobil tangki air yang akan segera dioperasikan untuk mempercepat penyaluran ke wilayah-wilayah terdampak.

“Saya sudah meminta agar segera ditindaklanjuti sehingga armada distribusi air bisa bertambah. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat akan lebih optimal,” katanya.

Bupati Ismet juga mengajak masyarakat untuk tetap tabah menghadapi musim kemarau seraya memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, penanganan dampak kekeringan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh pihak.

Ia menegaskan, Pemekab Bone Bolango akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar dampak kekeringan tidak semakin membebani kehidupan masyarakat dan pelayanan kebutuhan dasar tetap berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango Achril Babyonggo, melaporkan hingga saat ini terdapat enam kecamatan dengan 13 desa yang terdampak kekeringan.

Selama dua pekan terakhir, BPBD bersama PMI Kabupaten Bone Bolango, PMI Provinsi Gorontalo, BPBD Provinsi Gorontalo, Balai Prasarana Permukiman Wilayah, serta PDAM terus bersinergi menyalurkan bantuan air bersih.

“Hingga hari ini kami telah mendistribusikan kurang lebih 150 ribu liter air bersih kepada 302 kepala keluarga atau 991 jiwa yang tersebar di 13 desa terdampak kekeringan,” jelas Achril.

Ia menambahkan, Desa Lonuo dan Desa Tamboo telah dua kali menerima distribusi air bersih. Menurutnya, respons masyarakat terhadap gerak cepat Pemkab Bone Bolango sangat positif dan menjadi penyemangat bagi seluruh tim di lapangan untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

Meski demikian, keterbatasan armada distribusi masih menjadi tantangan. Saat ini, pemerintah mengoperasikan satu mobil tangki PMI berkapasitas 5.000 liter, mobil tangki PDAM berkapasitas sekitar 1.200 liter, kendaraan BPBD berkapasitas 1.700 liter, serta menyiagakan armada pemadam kebakaran milik Satpol PP apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Ichal

Comment