NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pembangunan sinergi bersama Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Provinsi Sulawesi Utara.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara PAKSI Provinsi Sulawesi Utara dan Pemkab Bolsel tentang Sinergitas Pencegahan Korupsi di Kabupaten Bolsel yang ditandatangani langsung Bupati Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., di Quality Hotel Manado.
Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bolsel memperkuat pencegahan korupsi melalui edukasi antikorupsi, penguatan integritas aparatur, serta perbaikan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Bupati Iskandar Kamaru menegaskan, kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk membangun budaya integritas di lingkungan pemerintahan.
“Pencegahan korupsi harus dimulai dari integritas pribadi, kemudian diperkuat melalui budaya organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujar Iskandar.
Menurutnya, pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh unsur masyarakat dan aparatur pemerintahan.
Karena itu, kehadiran Penyuluh Antikorupsi dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, membangun kesadaran, sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PAKSI Sulawesi Utara, Dr. Magdalena Wullur, SE., MM., MAP., CMILT., AIFO, menekankan pentingnya konsistensi dalam memperkuat pendidikan dan pencegahan korupsi, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mendorong pelaksanaan sosialisasi antikorupsi secara rutin serta perbaikan berbagai program dan kegiatan pemerintah agar upaya pencegahan korupsi dapat berjalan lebih efektif.
Dua ASN Bolsel Raih Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandar Kamaru turut memberikan apresiasi kepada Kepala BPKPD Bolsel Lasya L. Mamonto, S.Pt., M.E., CAI., dan Kepala Bidang Perbendaharaan Hartakni Hartawan, S.STP., M.Si., CAI., yang berhasil lulus sertifikasi Penyuluh Antikorupsi KPK RI.
Keduanya menjadi perwakilan dari Provinsi Sulawesi Utara yang berhasil meraih sertifikasi tersebut.
Bupati Iskandar menilai capaian itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran ASN Bolsel untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Saya berharap capaian ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh ASN untuk terus menjaga integritas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pemkab Bolsel, lanjut Bupati, akan terus mendorong berbagai langkah pencegahan korupsi melalui penguatan integritas, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Sinergi bersama PAKSI Sulawesi Utara diharapkan mampu memperkuat ekosistem antikorupsi di daerah sekaligus mendorong lahirnya pemerintahan yang semakin bersih, berintegritas, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” imbuhnya
Infotorial











Comment