NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi memberhentikan Penjabat Sangadi sekaligus mengesahkan dan mengangkat empat Sangadi Antar Waktu dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Lapangan Futsal Kompleks Perkantoran Panango, Rabu 23 September 2026.
Empat Sangadi Antar Waktu yang dilantik masing-masing untuk Desa Salongo Timur periode 2026–2029, serta Desa Onggunoi Selatan, Desa Perjuangan dan Desa Dumagin B periode 2026–2030.
Wakil Bupati (Wabup) Bolsel Deddy Abdul Hamid, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan bagian dari kesinambungan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.
Kepada para Sangadi yang baru dilantik, Wabup Deddy meminta agar segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan pemerintahan desa. Menurutnya, roda pemerintahan tidak boleh berhenti hanya karena terjadi pergantian kepemimpinan.
“Selamat menjalankan amanah dan selamat bekerja untuk masyarakat. Jabatan Sangadi bukan semata-mata sebuah kedudukan, tetapi merupakan sebuah tanggung jawab,” tegas Deddy.
Ia meminta para Sangadi segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat.
Menurutnya, proses penyesuaian tidak boleh berlangsung terlalu lama karena pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan, administrasi pemerintahan harus diselesaikan, serta program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat harus terus dilanjutkan.
“Jangan terlalu lama berada pada fase penyesuaian diri. Pemerintahan desa tidak memiliki tombol ‘power’ untuk berhenti. Pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan,” ujarnya.
Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas
Wabup Deddy juga menekankan agar Sangadi tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Ia meminta kepala desa membangun pemerintahan yang terbuka, komunikatif dan mampu menjadikan seluruh perangkat desa sebagai mitra kerja.
Tidak boleh ada lagi pembagian antara kelompok lama dan kelompok baru. Seluruh unsur pemerintahan desa harus bekerja sebagai satu tim dengan tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jangan membangun jarak dengan masyarakat. Ukuran keberhasilan seorang Sangadi adalah seberapa baik kehadiran pemimpin desa di tengah masyarakat,” katanya.
Wabup Deddy Abdul Hamid juga meminta perangkat desa memberikan dukungan penuh kepada Sangadi yang baru, terutama dalam memahami kondisi pemerintahan dan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.
Wabup Ingatkan Pengelolaan Keuangan Desa
Selain pelayanan, perhatian khusus diberikan Wabup Deddy terhadap pengelolaan keuangan desa.
Ia mengingatkan para Sangadi agar tidak mengambil keputusan penting secara sendiri-sendiri, khususnya terkait penggunaan ADD maupun Dana Desa. Setiap kebijakan harus dibicarakan dan dimusyawarahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan Sangadi mengambil keputusan sendiri, tetapi musyawarahkan bersama. Pengelolaan dana desa saat ini sangat diperhatikan dan dapat menjadi objek pemeriksaan oleh aparat pengawasan,” tegasnya.
Deddy Abdul Hamid meminta seluruh anggaran desa digunakan secara transparan, tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan desa.
“Setiap rupiah yang dikelola adalah amanah masyarakat,” ujarnya.
Wabup Deddy mengapresiasi empat Sangadi Antar Waktu yang dilantik karena seluruhnya memiliki pengalaman sebagai mantan Sekretaris Desa. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tata kelola pemerintahan maupun keuangan desa.
Meski demikian, ia tetap meminta para Sangadi tidak berhenti belajar dan tidak segan berkoordinasi dengan pihak yang memiliki pengalaman.
Di sisi lain, Wabup Deddy menyampaikan apresiasi kepada para Penjabat Sangadi yang telah menyelesaikan tugasnya. Menurutnya, para penjabat telah berperan menjaga kesinambungan pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat selama masa transisi.
Pelantikan empat Sangadi Antar Waktu ini juga menjadi bagian dari kesinambungan pemerintahan desa di tengah tahapan Pemilihan Sangadi serentak di Kabupaten Bolsel.
Wabup Deddy mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan berlangsung. Perbedaan pilihan politik, katanya, jangan sampai merusak hubungan kekeluargaan yang telah terbangun.
“Jangan sampai perbedaan memutus kekeluargaan yang telah kita bangun. Mari kita tetap profesional dan jangan menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk memecah persatuan,” pesannya.
Pemkab Bolsel, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan kepada desa melalui pembangunan, pelayanan masyarakat dan pengalokasian anggaran.
Wabup Deddy berharap para Sangadi yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, cepat beradaptasi, menjaga kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap pengelolaan keuangan desa dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Setda Bolsel, pimpinan OPD, pejabat yang dilantik, serta tamu undangan lainnya.
Ilham Ekaputra











Comment