Pemkab Bolsel Perkuat Layanan Air Bersih, Wabup Deddy Teken Nota Kesepakatan SPAM

Bolsel120 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus mendorong peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati (Wabup) Bolsel, Deddy Abdul Hamid, dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bolaang Uki, Jumat 16 Oktober 2026.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebut berlangsung di Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara.

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari pekerjaan Optimalisasi SPAM Bolaang Uki Tahun Anggaran 2026

Wabup Deddy Abdul Hamid menyambut baik dukungan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Menurutnya, optimalisasi SPAM Bolaang Uki tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Atas nama Pemkab Bolsel, kami mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian PU melalui BPBPK Sulut. Optimalisasi SPAM Bolaang Uki ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemenuhan hak dasar masyarakat akan air bersih yang layak dan berkelanjutan. Kami siap mengawal dan mendukung penuh pelaksanaannya,” ujar Deddy.

Ia menjelaskan, program optimalisasi tersebut juga mencakup penambahan sejumlah Sambungan Rumah (SR) guna memperluas akses pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Namun demikian, Pemkab Bolsel masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan SPAM, di antaranya keterbatasan debit air akibat musim kemarau berkepanjangan.

“Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah agar pelayanan air bersih dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Deddy.

Deddy juga menyampaikan bahwa pengelolaan SPAM di Kabupaten Bolsel saat ini masih dalam tahap penataan. Karena itu, pelayanan tersebut belum dikenakan retribusi atau pungutan biaya kepada masyarakat.

Ke depan, Pemkab Bolsel akan terus berupaya mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan jaringan air bersih agar infrastruktur yang tersedia dapat berfungsi secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Selain itu, pemerintah daerah merencanakan pengembangan SPAM secara bertahap di setiap kecamatan.

“Langkah ini diperlukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis Bolsel, terutama jarak antarkecamatan yang relatif berjauhan, sehingga pemerataan layanan air bersih membutuhkan perencanaan dan pembangunan jaringan yang sesuai dengan karakteristik wilayah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBPK Sulawesi Utara, Reza Riska Pratama, S.T., menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk memastikan program optimalisasi SPAM dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan.

Melalui penandatanganan nota kesepakatan ini, diharapkan pelaksanaan optimalisasi SPAM Bolaang Uki Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan sesuai jadwal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan cakupan dan kualitas layanan air minum di Kabupaten Bolsel.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid turut didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolsel.

Ilham

Comment