Iskandar Kamaru: Kehadiran UAS dalam Satu Dekade PISB adalah Berkah untuk Bolsel

Bolsel, Infotorial162 Views

NOTE24.ID – Suasana religius menyelimuti Alun-alun Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kecamatan Bolaang Uki, Sabtu 23 Mei 2026, saat ribuan masyarakat menghadiri Tabligh Akbar Satu Dekade Program Ibadah Subuh Bersama (PISB) yang menghadirkan dai nasional Ustadz Abdul Somad.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menyebut kehadiran Ustadz Abdul Somad atau UAS dalam momentum 10 tahun perjalanan PISB sebagai sebuah berkah bagi pemerintah dan masyarakat Bolsel.

Dalam sambutannya, Iskandar Kamaru menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran ASN serta masyarakat yang selama satu dekade tetap istiqomah menjaga dan menjalankan program unggulan daerah tersebut.

“Alhamdulillah, sejak digagas oleh pendahulu kita, almarhum H. Herson Mayulu pada tahun 2016 lalu, kegiatan PISB sampai hari ini masih tetap berjalan dengan baik. Untuk itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran ASN dan masyarakat yang tetap istiqomah menjalankan program unggulan daerah kita ini,” ujar Bupati Iskandar.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada UAS beserta tim yang telah memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Bolsel.

“Selamat datang di Bolsel, Pak Ustadz. Terima kasih sudah menyempatkan waktu hadir di wilayah paling selatan Provinsi Sulawesi Utara. Alhamdulillah, setelah kurang lebih empat bulan kami intens berkomunikasi dengan tim, akhirnya malam hari ini Pak Ustadz bisa berdiri di sini untuk membagikan ilmu, pengetahuan, serta tausiyah agama kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Program Ibadah Subuh Bersama (PISB) merupakan program unggulan Pemkab Bolsel yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga melibatkan seluruh umat beragama di daerah tersebut sesuai keyakinan masing-masing.

Umat Islam melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid, umat Kristen beribadah di gereja, sementara umat Hindu melaksanakan ibadah di pura. PISB pun menjadi simbol kuat toleransi dan moderasi beragama yang terus dijaga di Bolsel.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, UAS mengaku kagum dengan konsistensi pemerintah dan masyarakat Bolsel dalam mempertahankan program religius tersebut selama sepuluh tahun terakhir.

Bahkan, dai kondang asal Riau itu mengajak daerah-daerah lain di Indonesia untuk mencontoh dan mereplikasi program PISB di wilayah masing-masing.

Pada momentum satu dekade ini, UAS juga menyampaikan 10 catatan penting dan strategis terkait keberlanjutan PISB sebagai bentuk refleksi sekaligus penguatan program ke depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bolsel H. Thaib Mokobombang, pimpinan instansi vertikal, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo, Sekretaris TP-PKK Ny. Rosdiana Abdul Hamid-Lapatola, para pimpinan perangkat daerah, jajaran ASN, serta masyarakat luas.

Infotorial

Comment