Momentum Hari Otonomi Daerah ke-30, Bone Bolango Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Bone Bolango53 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan berpihak pada pelayanan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bone Bolango Ismet Mile, saat peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang digelar pada Senin, 27 April 2026.

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bone Bolango itu turut dihadiri Wakil Bupati Risman Tolingguhu, Sekretaris Daerah Iwan Mustapa, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta para kepala OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Ismet Mile menekankan bahwa tema peringatan tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk semakin mandiri dalam menjalankan pembangunan yang tetap selaras dengan agenda nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nasional.

Ia menegaskan bahwa semangat otonomi daerah tidak hanya sebatas kewenangan administratif, tetapi juga tanggung jawab besar dalam mengelola potensi lokal secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pusat dapat diterjemahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dan sinergi antarlembaga harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Ismet.

Ia juga menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pemerintah daerah, di antaranya penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, reformasi birokrasi berbasis digital terus didorong guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di sisi lain, tantangan peningkatan kemandirian fiskal daerah turut menjadi perhatian serius.

“Pemkab Bone Bolango berupaya mengoptimalkan pendapatan asli daerah sekaligus membangun tata kelola anggaran yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil,” jelas Ismet Mile.

Tak hanya itu, kolaborasi antarwilayah juga dinilai penting dalam menghadapi berbagai persoalan bersama, seperti pengelolaan sampah, pengendalian inflasi, hingga pembangunan kawasan yang saling terintegrasi.

Ichal

Comment