Pemkab Bolsel Terima Kunjungan Bappenas, Bahas Penguatan Ekosistem Perumahan dan Permukiman

Bolsel133 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menerima kunjungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) bersama sejumlah kementerian/lembaga terkait dalam rangka monitoring pelaksanaan kegiatan perumahan dan kawasan permukiman di Provinsi Sulawesi Utara.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Asisten II Setda Bolsel, Muhamad Ichan Utiah, SH, yang mewakili Bupati Bolsel, di Ruang Berkah, Kantor Bupati Bolsel.

Kegiatan yang berlangsung pada 15–18 September 2026 ini melibatkan Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kabupaten Bolsel menjadi salah satu daerah yang dikunjungi untuk melihat secara langsung perkembangan sejumlah program perumahan dan kawasan permukiman, sekaligus melakukan identifikasi awal ekosistem perumahan di daerah.

Khusus di Bolsel, kunjungan lapangan dijadwalkan pada 16–17 September 2026. Tim akan melakukan pembahasan bersama pemerintah daerah serta meninjau sejumlah lokasi intervensi program perumahan dan kawasan permukiman.

Tiga lokasi menjadi perhatian dalam agenda tersebut, yakni kawasan Ex-Bencana Gunung Ruang, Kawasan Kumuh Matandoi Selatan melalui DAK T-PPKT Tahun Anggaran 2025, serta Kawasan Bolaang Uki Pesisir I melalui kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh Tahun Anggaran 2026.

Dalam pertemuan bersama Pemkab Bolsel, rombongan membahas berbagai aspek penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, termasuk penanganan Rumah Khusus bagi masyarakat terdampak bencana Gunung Ruang serta perkembangan program peremajaan dan penanganan kawasan kumuh.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Bolaang Uki Pesisir I untuk melihat pelaksanaan peremajaan kawasan kumuh sekaligus pembangunan sanitasi.

Tim juga meninjau hasil penanganan kawasan kumuh Matandoi Selatan melalui program DAK PPKT Tahun Anggaran 2025, serta melihat secara langsung lokasi Rumah Khusus Ex-Bencana Gunung Ruang di Kecamatan Pinolosian Timur.

Monitoring tersebut tidak hanya berfokus pada perkembangan fisik pembangunan. Tim juga mengidentifikasi aspek kelembagaan, tata kelola, pembiayaan, penyediaan lahan, tata ruang, perizinan hingga pola koordinasi antarpemangku kepentingan.

Konsep pengembangan ekosistem perumahan yang dibahas mengedepankan kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Bagi Pemkab Bolsel, kunjungan lintas kementerian/lembaga tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sekaligus memastikan berbagai program perumahan dan kawasan permukiman dapat dilaksanakan secara terpadu, tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui monitoring langsung di lapangan, berbagai perkembangan, tantangan serta kebutuhan tindak lanjut dapat diidentifikasi dan dibahas bersama. Hasil monitoring diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan program perumahan dan kawasan permukiman di Bolsel.

Pemkab Bolsel juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan kawasan hunian yang layak, aman, berkualitas dan berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ilham Ekaputra 

Comment