Pemkab Bone Bolango Kunjungi BPJN Gorontalo, Dorong Pembangunan Akses Pinogo

Bone Bolango97 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus memperkuat langkah untuk membuka akses pembangunan menuju Pinogu.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango Iwan Mustapa bersama Tim Percepatan Pembangunan Pinogu (TP3) ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo, Selasa 11 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemkab Bone Bolango untuk memastikan pembangunan akses strategis menuju Pinogu dapat masuk dalam agenda pembangunan pemerintah pusat dan mulai direalisasikan secara bertahap pada 2028.

Dalam pertemuan tersebut, Plh Kepala BPJN Gorontalo Jemi Dunda, menyampaikan dukungan terhadap upaya Pemkab Bone Bolango dan TP3.

Menurutnya, pembangunan akses menuju Pinogu sangat memungkinkan untuk didorong melalui mekanisme yang berlaku, sepanjang seluruh persyaratan dapat dipenuhi.

“Intinya kami sangat mendukung pembangunan akses menuju Pinogu. Semua persyaratan tadi sudah dirapatkan dan sudah mulai berangsur-angsur dipenuhi,” kata Jemi.

Ia berharap seluruh persyaratan dapat segera dirampungkan sehingga usulan pembangunan akses Pinogu bisa segera diajukan kepada pemerintah pusat.

“Semoga dalam waktu dekat ini sudah bisa diusulkan sehingga bisa kita tangani minimal 2028 saat kita mulai pelaksanaan,” ujarnya.

Jemi menjelaskan, pembangunan akses Pinogu tidak harus menunggu seluruh kebutuhan anggaran tersedia dalam satu tahun. Pembangunan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal pemerintah.

Melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD), pembangunan dapat dibagi dalam beberapa tahap. Sebagian ruas dapat dikerjakan pada 2028 dan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya hingga seluruh pekerjaan mencapai target.

“Bisa dianggarkan per tahap. Tahun 2028 berapa miliar dulu, tahun berikutnya beberapa miliar lagi sampai tuntas,” jelasnya.

Meski demikian, Jemi menekankan pentingnya kesinambungan program. Perencanaan pembangunan harus disusun sebagai satu program utuh sehingga pekerjaan pada tahun berikutnya dapat menjadi lanjutan dari pekerjaan sebelumnya.

“Programnya satu, sehingga nama paketnya bisa disebutkan lanjutan dari bagian sebelumnya. Itu bisa lebih mudah disetujui oleh pusat,” tandasnya.

Ichal

Comment