Bone Bolango Masuk Top 10 Nasional Capaian BPJS Ketenagakerjaan

Bone Bolango52 Views

NOTE24.ID – Kabupaten Bone Bolango kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Berkat berbagai inovasi dalam perlindungan tenaga kerja yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, daerah ini berhasil menembus peringkat 10 nasional dalam capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan menjadi yang terbaik di Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Bone Bolango, Jumaidil, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di daerah.

“Alhamdulillah, Bone Bolango secara nasional saat ini menduduki peringkat 10 dan peringkat 1 se-Provinsi Gorontalo,” ujar Jumaidil saat diwawancarai, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, capaian itu menjadi bukti keberhasilan kepemimpinan Bupati Ismet Mile dalam mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pada triwulan pertama tahun 2026, Bone Bolango masih berada di posisi ke-19 nasional dengan tingkat kepesertaan sekitar 64,7 persen. Namun pada triwulan kedua, angka tersebut meningkat signifikan menjadi 70,37 persen sehingga mengantarkan daerah ini masuk jajaran 10 besar nasional.

Jumaidil menjelaskan, lonjakan capaian tersebut tidak terlepas dari implementasi tujuh inovasi strategis yang dijalankan secara kolaboratif. Program-program tersebut antara lain Jaksa Pelindung Pekerja, Gerakan ASN Peduli Pekerja, Gerakan CSR Peduli Pekerja Sekitar, perlindungan bagi pengurus UPZ dan mustahik, optimalisasi perlindungan badan usaha, UMKM, galian C dan BUMDes, perlindungan pekerja mandiri melalui PPPKW, hingga perlindungan bagi tenaga outsourcing pemerintah daerah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama BPJS Ketenagakerjaan secara rutin melakukan evaluasi capaian kepesertaan setiap triwulan guna memastikan target perlindungan pekerja terus meningkat.

“Indikator penilaiannya hanya antara pekerja yang wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan yang sudah terdaftar,” jelasnya.

Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, pihaknya terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh stakeholder agar lebih aktif mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Jumaidil, manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat dirasakan masyarakat, khususnya pekerja sektor informal yang menjadi mayoritas angkatan kerja di Bone Bolango.

“Mayoritas masyarakat kita bekerja secara mandiri dan terus kita dorong untuk bisa mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Meski telah mencatat prestasi membanggakan, tantangan masih cukup besar. Saat ini tercatat sekitar 25 ribu pekerja di Bone Bolango yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, pemerintah daerah menargetkan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) mencapai 80 persen pada tahun 2026, sebelum mewujudkan target 100 persen kepesertaan pekerja di Kabupaten Bone Bolango.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menghadirkan perlindungan sosial yang lebih luas bagi pekerja, demi mewujudkan kesejahteraan dan rasa aman bagi seluruh tenaga kerja di daerah.

Ichal

Comment