Konferkab III PWI Bolsel Resmi Dibuka, Pers Didorong Perkuat Fungsi Kontrol dan Kolaborasi Pembangunan

Bolsel109 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel, M. Arvan Ohy, S.STP., M.AP., saat membuka secara resmi Konferensi Kabupaten (Konferkab) III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bolsel, Kamis (6/8/2026), di Guest House, Kecamatan Bolaang Uki.

Mengusung tema “Mewujudkan Pers yang Profesional, Independen dan Berintegritas Menuju Bolaang Mongondow Selatan yang Lebih Maju,” konferensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi wartawan sekaligus mempererat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PWI Provinsi Sulawesi Utara, Sintia Bojoh, Wakapolres Bolsel, Ketua KPU Bolsel, Ketua Bawaslu Bolsel, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), pimpinan OPD, serta Pimpinan Cabang Bank SulutGo (BSG).

Dalam sambutannya, Sekda M. Arvan Ohy menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferkab III PWI Bolsel.

Menurutnya, konferensi ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat profesionalisme dan integritas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Saya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferkab III PWI Bolsel. Semoga kegiatan ini menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa PWI semakin maju, profesional, dan terus berkontribusi bagi daerah,” ujar Arvan.

Ia menegaskan, PWI memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, berimbang, dan edukatif.

Pers, kata dia, merupakan mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.

“Pers, khususnya PWI, memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah. Pemerintah membutuhkan masukan, kritik yang konstruktif, serta informasi yang objektif agar pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Arvan juga menilai fungsi kontrol yang dijalankan insan pers merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.

“Fungsi kontrol yang dijalankan PWI adalah bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel. Kritik yang membangun tentu menjadi energi positif untuk terus melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” tambahnya.

Melalui Konferkab III PWI Bolsel ini, Arvan Ohy berharap lahir kepengurusan yang mampu menjaga independensi organisasi, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung terwujudnya Bolsel yang semakin maju.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Sulawesi Utara, Sintia Bojoh, menegaskan bahwa konferensi kabupaten merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat soliditas anggota PWI.

Ia berharap kepengurusan PWI Bolsel yang akan terpilih mampu menjaga marwah organisasi dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, dan kode etik jurnalistik.

“Konferkab bukan sekadar memilih ketua, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh anggota untuk menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, independen, dan berintegritas. PWI harus terus menjadi organisasi yang mampu menjaga profesionalisme wartawan serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” ujar Sintia.

Ia juga mengajak seluruh anggota PWI Bolsel untuk menjaga persatuan dan menjadikan konferensi sebagai ajang demokrasi organisasi yang sehat demi kemajuan PWI di Bolsel.

Ichal

Comment