Wabup Deddy Abdul Hamid Studi Wisata Hiu Paus, Perkuat Rintisan Kerja Sama Bolsel–Jepang

Bolsel60 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus mematangkan strategi pengembangan sektor pariwisata melalui pemetaan potensi unggulan daerah dan penjajakan kerja sama internasional.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui studi lapangan pengembangan wisata bahari berbasis konservasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Destinasi Wisata Hiu Paus, Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Studi lapangan tersebut dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Bolsel Deddy Abdul Hamid, sebagai bagian dari penyusunan kajian strategis pemetaan potensi daerah dan analisis komplementer rintisan kerja sama Sister City antara Pemkab Bolsel dan Kota Nakanoto, Prefektur Ishikawa, Jepang.

Kunjungan ini bertujuan memperdalam analisis sekaligus menyelaraskan informasi mengenai potensi unggulan daerah.

Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi kerja sama yang saling melengkapi dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Wabup Deddy Abdul Hamid mengatakan, studi lapangan ini menjadi kesempatan bagi Pemkab Bolsel untuk mempelajari secara langsung pengelolaan wisata Hiu Paus Botubarani yang telah dikenal luas dan menjadi daya tarik wisatawan.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi referensi penting bagi Bolsel dalam mengembangkan potensi wisata bahari, terutama wisata bawah laut dan sejumlah titik penyelaman yang memiliki daya tarik tersendiri.

“Bolsel memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar. Namun, kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, kita perlu belajar dari daerah yang telah berhasil mengelola destinasi wisatanya, mulai dari tata kelola, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat dan pelaku UMKM,” ujar Deddy.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah terkait, tenaga ahli, serta dukungan kerja sama dengan pihak internasional. Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang terarah, sektor pariwisata diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui kajian strategis ini, Pemkab Bolsel berkomitmen memetakan potensi unggulan daerah sekaligus mengidentifikasi peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama Kota Nakanoto, Jepang.

Rintisan kerja sama Sister City tersebut diharapkan mampu membuka ruang pertukaran pengetahuan, mendorong inovasi, meningkatkan daya saing destinasi wisata, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat lokal.

Dengan demikian, potensi wisata bahari Bolsel tidak hanya menjadi kekayaan alam yang dibanggakan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai aset strategis untuk meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bolsel, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bolsel, serta jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Bolango.

Ichal

Comment