Rakornas 2026: Bupati Iskandar Tegaskan Komitmen Bolsel Selaraskan Program Nasional

Bolsel124 Views

NOTE24.ID – Keberhasilan pembangunan nasional tak semata ditentukan oleh perencanaan matang di pusat, tetapi sangat bergantung pada ketepatan eksekusi di daerah.

Menyadari hal tersebut, pemerintah pusat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 sebagai forum strategis penyelarasan kebijakan nasional.

Rakornas yang menjadi agenda koordinasi tahunan tertinggi ini mempertemukan langsung Presiden Republik Indonesia bersama jajaran Kabinet dengan seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Tujuannya jelas: memastikan visi besar pembangunan nasional dapat diterjemahkan secara presisi hingga ke level daerah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, SPt, MSi didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul, usai mengikuti Rakornas yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026.

Rakornas dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan diikuti sebanyak 4.453 peserta, yang terdiri dari pimpinan kementerian/lembaga, jajaran menteri Kabinet, kepala daerah, pimpinan DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pemangku kepentingan lainnya dari seluruh Indonesia.

Bupati Iskandar mengungkapkan, dalam Rakornas tersebut pemerintah pusat memberikan penekanan kuat pada percepatan implementasi program prioritas Presiden, dengan fokus utama pada sejumlah isu strategis nasional.

Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian antara lain penguatan kedaulatan pangan dan energi melalui optimalisasi potensi lokal daerah, pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen lewat kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan efisiensi dan tata kelola pemerintahan agar kebijakan pusat dapat berjalan efektif di lapangan.

Selain itu, Rakornas juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap isu strategis, seperti pengendalian inflasi, penanganan stunting, dan pengentasan kemiskinan ekstrem yang memerlukan intervensi terpadu.

Aspek keberlanjutan pembangunan dan sinergi lintas sektor turut menjadi sorotan agar program pemerintah benar-benar berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Iskandar dan Wakil Bupati Deddy menyatakan kesiapan penuh Pemkab Bolsel untuk menyelaraskan seluruh kebijakan daerah dengan visi besar pemerintah pusat.

“Kehadiran kami di Rakornas ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan program-program prioritas nasional dapat terakselerasi dengan baik di daerah. Kuncinya adalah penguatan sinergi lintas sektor, agar kebijakan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bolsel,” tegas Bupati Iskandar.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Deddy Abdul menambahkan bahwa Pemkab Bolsel akan segera melakukan koordinasi internal guna menindaklanjuti arahan Presiden dan para menteri, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

“Tentu kami akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi internal untuk menindaklanjuti poin-poin strategis yang disampaikan Presiden dan para Menteri, demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Wabup Deddy.

Duo pimpinan daerah ini berharap, melalui Rakornas tersebut dapat terbangun kesamaan visi dan langkah konkret antara pusat dan daerah, sehingga program pembangunan nasional berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, Rakornas diakhiri dengan pembacaan hasil kegiatan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri II dan ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Ichal

Comment