Tambang Emas Ilegal di Sambati Tak Tersentuh, Warga Minta Polres Boalemo Bertindak Tegas

Boalemo87 Views

NOTE24.ID – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menuai sorotan di Wilayah Sambati, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo.

Warga setempat mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas menghentikan praktik ilegal yang dinilai kian meresahkan dan mengancam kelestarian lingkungan.

Desakan tersebut secara khusus ditujukan kepada Polres Boalemo, menyusul laporan bahwa aktivitas pertambangan ilegal berlangsung hampir setiap hari tanpa hambatan berarti.

Pada Rabu 25 Februari 2026, masyarakat kembali menyuarakan kekhawatiran mereka atas dampak yang ditimbulkan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kegiatan PETI di wilayah tersebut beroperasi secara terbuka dengan menggunakan alat berat.

Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya tindakan penegakan hukum yang signifikan.

“Setiap hari aktivitasnya jalan terus. Pakai alat berat dan seolah-olah tidak tersentuh hukum,” ujar warga tersebut.

Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, aktivitas tambang ilegal itu diduga memiliki dukungan kuat dari pihak tertentu.

Kondisi ini memunculkan kesan adanya pembiaran, sekaligus memperbesar keresahan warga.

Dampak yang ditimbulkan pun tidak main-main. Selain merusak lingkungan, aktivitas PETI dikhawatirkan mencemari lahan pertanian warga dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah cepat, tegas, dan transparan dalam menangani persoalan ini, guna menghindari semakin meluasnya kerusakan lingkungan serta mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Dulupi, Geraldo Wetebossy, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah lebih dulu memberikan imbauan kepada para pelaku agar menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut.

“Kami telah melakukan langkah pemberitahuan terlebih dahulu. Untuk langkah penindakan selanjutnya, kami sedang menunggu instruksi dari pihak berwenang di tingkat atas,” ujarnya

Taufik Bouty 

Comment