Bupati Ismet Mile Tegaskan Kemajuan Tapa-Bulango Tak Cukup di Atas Kertas, Harus Dirasakan Masyarakat

Bone Bolango210 Views

NOTE24.ID – Bupati Bone Bolango Ismet Mile menghadiri Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tapa yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tim Pengurus Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di wilayah Tapa-Bulango.

Kegiatan yang berlangsung di Aula PKBM Desa Kramat, Kecamatan Tapa, Rabu 16 September 2026, menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat peran PKK dan Posyandu sebagai bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat.

Didampingi Ketua TP PKK Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile, Staf Ahli I TP PKK Gamaria Djura dan Sekretaris Daerah Iwan Mustapa, Bupati Ismet Mile menegaskan bahwa perubahan wilayah Tapa-Bulango tidak boleh hanya dimaknai dari bertambahnya jumlah kecamatan dan desa.

Menurut Ismet Mile, perkembangan tersebut harus dibuktikan melalui peningkatan kualitas pelayanan serta perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Sejahtera tidak boleh berhenti sebagai kata dalam program maupun slogan pembangunan. Kesejahteraan harus terlihat dari kemampuan pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ismet.

Ia menjelaskan, kawasan Tapa-Bulango yang sebelumnya hanya terdiri dari satu kecamatan kini telah berkembang menjadi lima kecamatan dengan puluhan desa. Perubahan tersebut, kata dia, membawa konsekuensi berupa tanggung jawab pelayanan pemerintahan yang semakin besar.

Karena itu, Ismet meminta kepala desa, TP PKK, kader Posyandu dan seluruh unsur pemerintahan di tingkat bawah memahami peran masing-masing.

Bupati Ismet Mile juga mengingatkan agar berbagai kegiatan, termasuk pelatihan dan bimtek, tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Pengetahuan dan peningkatan kapasitas yang diperoleh harus diterapkan dalam pelayanan nyata, terutama dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat teridentifikasi dan ditangani dengan bai,” jelas Ismet Mile.

PKK dan Posyandu Jadi Ujung Pelayanan

Ismet menempatkan PKK dan Posyandu sebagai bagian dari ekosistem pelayanan masyarakat. Keduanya tidak berjalan sendiri, tetapi harus menjadi bagian dari kerja bersama pemerintah dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Di sinilah peran PKK dan Posyandu menjadi bagian dari ekosistem pelayanan masyarakat. Bukan berdiri sendiri, tetapi menjadi ujung dari kerja bersama pemerintah dalam memastikan kebutuhan warga teridentifikasi dan ditangani,” katanya.

Ia berharap para kader tidak sekadar menjalankan tugas karena kewajiban, tetapi memahami bahwa setiap aktivitas yang dilakukan pada akhirnya bermuara pada kepentingan masyarakat.

Bupati Ismet Mile menyinggung dinamika politik yang pernah mewarnai perjalanan masyarakat Tapa. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan pada masa lalu tidak lagi menjadi sekat dalam membangun daerah.

“Energi pemerintah dan masyarakat kini harus diarahkan pada pekerjaan yang lebih penting, yaitu membangun wilayah dan memperbaiki kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ismet menegaskan, kemajuan Tapa-Bulango harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pertambahan wilayah pemerintahan harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas aparatur dan pemerintah desa dalam membaca persoalan, mengelola potensi, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tidak terabaikan,” pungkasnya.

Ichal

Comment