Bupati Rum Pagau Tinjau Sapi Unggul di Palu, Boalemo Siapkan Peternakan Berbasis Teknologi Modern

Boalemo140 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo tengah menyiapkan pengembangan sektor peternakan sapi berbasis teknologi reproduksi modern melalui program inseminasi buatan.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas dan populasi ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sebagai langkah awal, Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau meninjau langsung 12 ekor sapi betina berkualitas yang berada di Instalasi Karantina Hewan Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat 9 Oktober 2026.

“Peninjauan ini bertujuan memastikan kondisi dan kelayakan ternak yang nantinya akan dijadikan proyek percontohan pengembangbiakan sapi unggul di Kabupaten Boalemo,” ujar Rum Pagau.

Selain memeriksa kondisi fisik ternak, Rum Pagau mengatakan kunjungan ini juga dilakukan untuk memastikan aspek kesehatan dan keamanan hewan sebelum dikirim ke Boalemo.

“Pemeriksaan karantina dilakukan secara ketat guna menjamin ternak terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta berbagai jenis penyakit menular lainnya,” kata Rum.

Setelah seluruh tahapan karantina dan pemeriksaan kesehatan selesai dilakukan, 12 ekor sapi betina tersebut direncanakan akan segera dikirim ke Kabupaten Boalemo untuk memulai pelaksanaan program inseminasi buatan.

Bupati Rum Pagau menyampaikan bahwa pengadaan 12 ekor sapi betina ini merupakan langkah awal untuk mengubah pola pengembangan peternakan di daerah menjadi lebih modern dan produktif.

Bupati Rum Pagau menargetkan program inseminasi buatan ini dapat mempercepat peningkatan populasi sapi unggul di daerah.

“Penerapan teknologi inseminasi buatan diharapkan mampu menghasilkan keturunan sapi yang berkualitas, sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para peternak di Boalemo,” harap Rum Pagau.

Rum Pagau juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran daerah harus senantiasa diarahkan pada program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah APBD yang dikeluarkan benar-benar berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan daerah,” tegas Rum Pagau.

Ia menambahkan program percontohan ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi pengembangan sektor peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bergerak di bidang peternakan.

Taufik Bouty 

Comment