NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo terus mendorong pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar produk unggulan daerah mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Boalemo dan Kementerian Perindustrian melalui Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK), yang berlangsung di Bali, Selasa 20 Oktober 2026.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, bersama Kepala BPIFK, Dickie Sulistya Aprilyanto.
Pada kesempatan yang sama, Perjanjian Kerja Sama (PKS) juga ditandatangani oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boalemo, Abdul Azis Djakatara, sebagai tindak lanjut pelaksanaan program.
Bupati Rum Pagau mengatakan, kerja sama ini difokuskan pada penguatan sektor fesyen dan kriya dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Boalemo.
“Sejumlah produk unggulan, seperti kain sulaman Karawo, Upia Karanji, serta berbagai kerajinan berbahan alam, menjadi fokus pengembangan untuk meningkatkan kualitas, nilai tambah, dan daya saing produk lokal,” ujar Rum Pagau.
Melalui kolaborasi tersebut, para pelaku IKM di Boalemo diharapkan mendapatkan pendampingan dan dukungan dalam peningkatan keterampilan, pengembangan desain, inovasi, standardisasi kualitas produk, hingga perluasan akses pasar.
Dengan dukungan tersebut, produk-produk lokal Boalemo diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan ciri khas dan identitas budayanya, tetapi juga memenuhi kebutuhan serta standar pasar yang lebih luas.
Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha berbasis kearifan lokal. Produk tradisional yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat Boalemo diharapkan dapat berkembang menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pelaku usaha.
Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama Kementerian Perindustrian dalam membangun ekosistem industri kreatif yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Ke depan, Pemkab Boalemo menargetkan produk unggulan daerah semakin dikenal luas, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Taufik Bouty











Comment