NOTE24.ID – Bupati Boalemo Rum Pagau didampingi Wakil Bupati Lahmuddin Hambali melakukan rapat koordinasi bersama jajaran SPPG dan para pengelola Dapur MBG.
Rapat ini untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan selama bulan Ramadhan.
Evaluasi ini dilakukan menyusul adanya masukan dari masyarakat mengenai komposisi menu yang dianggap belum ideal, khususnya terkait ketiadaan susu.
Bupati Rum Pagau mengatakan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap masukan dari masyarakat yang merasa bahwa menu MBG yang terdiri dari roti tawar, telur rebus, tahu, tempe, buah, abon, dan kacang belum sepenuhnya memenuhi harapan anak-anak penerima manfaat.
“Ketiadaan susu dalam menu tersebut menjadi perhatian utama karena kelangkaan pasokan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan,” kata Rum Pagau.
Dalam kesempatan itu, Rum Pagau juga menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan.
Ia pun meminta pengelola Dapur MBG untuk senantiasa melakukan pengecekan ganda terhadap kualitas dan kuantitas makanan sebelum didistribusikan.
“Saya mengingatkan agar permasalahan menu ini tidak berkembang menjadi isu yang lebih serius, seperti kasus keracunan makanan yang pernah terjadi di daerah lain,” tegas Rum Pagau.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Boalemo mengusulkan penyesuaian waktu distribusi makanan selama Ramadhan guna memastikan agar tidak mengganggu ibadah puasa siswa.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal program strategis ini demi peningkatan kualitas gizi dan masa depan generasi muda Boalemo,” harap Lahmuddin.
Taufik Bouty











Comment