Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Bolsel Bidik Perluasan Akses Keuangan bagi Masyarakat

Bolsel37 Views

NOTE24.ID – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom Convention, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 22 Oktober 2026.

Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.

Rakornas ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, regulator, serta lembaga jasa keuangan dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”, Rakornas TPAKD 2026 berfokus pada penyelarasan program perluasan akses keuangan serta penguatan strategi pengembangan TPAKD agar manfaat layanan keuangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kehadiran Bupati Iskandar Kamaru dalam forum nasional tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk memperkuat inklusi keuangan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, serta membuka peluang pembiayaan yang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan bahwa penguatan peran TPAKD sangat penting untuk mendorong pemerataan akses layanan keuangan, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha produktif di daerah.

Menurutnya, akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan dapat menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor pertanian, perikanan, perdagangan, serta berbagai sektor unggulan lainnya di Bolsel dinilai membutuhkan dukungan pembiayaan agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Bolsel memandang sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan lembaga keuangan lainnya sebagai langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat kapasitas UMKM, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain memperluas akses pembiayaan, peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian penting. Masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai manfaat, risiko, serta penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak agar dapat terhindar dari praktik keuangan yang merugikan.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi dalam Rakornas TPAKD 2026, Bupati Iskandar berharap berbagai program perluasan akses keuangan dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kehadiran TPAKD diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, tetapi juga mampu mendukung pengembangan UMKM, meningkatkan produktivitas usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Bolsel,” imbuhnya.

Ichal

Comment