NOTE24.ID – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hj. Rante Hatani, bersama para pejabat eselon III dan IV melakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas pada awal tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi sekaligus memperkuat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan Disdikbud Bolsel.
Penandatanganan Perjanjian Kinerja merupakan bentuk komitmen setiap pejabat untuk mencapai target dan indikator kinerja yang telah ditetapkan selama tahun 2026.
Sementara itu, Pakta Integritas menjadi wujud kesungguhan aparatur dalam menjalankan tugas secara jujur, profesional, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Kepala Disdikbud Bolsel, Hj. Rante Hatani, menegaskan bahwa penandatanganan dokumen tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan kebudayaan.
“Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas ini merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil. Saya berharap seluruh pejabat dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas serta fokus pada pencapaian target yang telah ditetapkan,” ujar Rante Hatani, Kamis 8 Januari 2026.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarbidang dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan pelestarian kebudayaan di Kabupaten Bolsel.
“Melalui penandatanganan tersebut, Disdikbud Bolsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat budaya kerja yang profesional, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.
Infotorial











Comment