Warga dan Pelaku Usaha Bergerak, Kubangan Bekas Galian di Sambati Mulai Ditutup

Boalemo141 Views

NOTE24.ID – Langkah pemulihan lingkungan di Dusun Sambati, Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, mulai dilakukan.

Warga bersama sejumlah pelaku usaha secara bertahap menutup kubangan bekas pengerukan material yang sebelumnya meninggalkan sejumlah lubang berisi air.

Upaya tersebut dilakukan menyusul penertiban aktivitas pengerukan yang berlangsung pada 31 Agustus 2026.

Sejumlah titik bekas penggalian kini mulai ditata kembali melalui proses normalisasi dan reklamasi lahan.

Penutupan kubangan menjadi bagian dari tanggung jawab pelaku usaha untuk mengembalikan kondisi lahan sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas pengerukan.

Bagi masyarakat sekitar, keberadaan kubangan bukan hanya persoalan kerusakan lingkungan. Genangan air yang dibiarkan juga dikhawatirkan menimbulkan risiko kesehatan karena berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya serangga pembawa penyakit, termasuk nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria.

Karena itu, warga mendorong agar seluruh bekas galian segera ditangani dan tidak dibiarkan menjadi genangan permanen.

Proses normalisasi dan reklamasi lahan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

Seluruh pelaku usaha yang sebelumnya melakukan aktivitas pengerukan akan dilibatkan dalam proses pemulihan tersebut dengan dukungan masyarakat setempat.

Pemerintah Desa Dulupi dan Pemerintah Kecamatan Dulupi juga direncanakan turut melakukan pendampingan serta pemantauan secara berkelanjutan.

Pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh titik bekas pengerukan yang menjadi perhatian masyarakat dapat ditangani secara menyeluruh.

Namun, pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan masih menunggu mobilisasi alat berat melalui mekanisme pinjam pakai. Setelah peralatan tersedia, penutupan kubangan dan penataan kembali lahan akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh area terdampak selesai dipulihkan.

Pemulihan kawasan Sambati diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Lebih dari sekadar menutup bekas galian, reklamasi tersebut menjadi upaya bersama agar aktivitas pengerukan yang telah dilakukan tidak meninggalkan persoalan lingkungan berkepanjangan bagi warga.

Taufik Bouty 

Comment