NOTE24.ID – Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Bupati Bolsel Dr. (Cand.) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan serta pengawasan bersama agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
Sebanyak enam desa ditetapkan sebagai lokasi pembangunan KNMP di Bolsel, yakni Desa Botuliodu, Pinolantungan, Tabilaa, Deaga, Modisi, dan Iligon.
Program ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya nelayan, melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai serta penguatan ekonomi masyarakat.
Bupati Iskandar menegaskan, keberhasilan pembangunan KNMP tidak hanya bergantung pada pelaksanaan pekerjaan oleh pihak terkait, tetapi juga membutuhkan dukungan dan pengawasan dari seluruh elemen masyarakat.
“Pengawasan penting dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi ketentuan yang berlaku, dan dapat diselesaikan tepat waktu,” tegas Bupati Iskandar di kegiatan Groundbreaking Pembangunan KNMP yang dipusatkan di kawasan Wisata Pantai Tersakiti, Desa Pinolantungan, Senin 12 Oktober 2026
Ia pun meminta dinas terkait dan pihak pelaksana agar menjalankan tugas serta tanggung jawab secara profesional, sehingga fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas dan kesejahteraan nelayan.
“Program ini merupakan salah satu program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama. Saya meminta seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pihak pelaksana maupun masyarakat, ikut mengawal proses pembangunannya agar berjalan dengan baik dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Iskandar Kamaru.
Iskandar Kamaru juga menyampaikan bahwa pelaksanaan proyek KNMP mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri.
Karena itu, Ia mengingatkan seluruh pihak agar bekerja sesuai aturan, menjaga transparansi, serta menghindari hal-hal yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan.
Selain dukungan terhadap program, Iskandar Kamaru mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas daerah selama proses pembangunan berlangsung.
Ia berharap kehadiran KNMP menjadi momentum untuk mendorong kemajuan sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Bolsel.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya mengusulkan desa-desa lain agar dapat memperoleh program serupa pada tahun mendatang. Dengan begitu, manfaat pembangunan kampung nelayan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Bolsel,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Danramil Bolaang Uki, Kapolsek Bolaang Uki, Camat Bolaang Uki, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Manajer PT Trans Sinergi Indonesia, perwakilan Kejaksaan Negeri Kotamobagu, para penerima manfaat program KNMP, serta tokoh masyarakat
Ilham











Comment