Pemkab Boalemo dan OJK Perkuat Inklusi Keuangan 

Boalemo165 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo terus memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui penguatan kerja sama strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah ini dibahas secara mendalam dalam pertemuan antara Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, didampingi Sekretaris Daerah serta Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Boalemo, dengan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, yang berlangsung pada Rabu 5 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program inklusi keuangan sepanjang tahun 2026, sekaligus menyusun strategi percepatan pemerataan akses layanan keuangan hingga ke tingkat desa.

Kedua belah pihak juga menyepakati sejumlah langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berlandaskan potensi unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rum Pagau memaparkan capaian positif dari berbagai program yang telah dijalankan pemerintah daerah.

“Salah satunya adalah Gerakan ASN dan Masyarakat Menabung Emas, yang berhasil melampaui target yang ditetapkan. Dari sasaran 100 nasabah pada tahun 2026, hingga Triwulan II jumlahnya telah mencapai 108 nasabah,” ujar Rum Pagau.

Dijelaskannya, Program Gerakan Pelajar Boalemo Rajin Menabung (SIMPEL). Hingga pertengahan tahun, telah berhasil dibuka sebanyak 1.338 rekening pelajar dari target keseluruhan 2.044 rekening.

“Program ini diharapkan dapat membangun budaya menabung sejak dini serta meningkatkan pemahaman keuangan di kalangan generasi muda,” jelasnya.

Pada sektor edukasi keuangan, Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) telah merealisasikan satu dari tiga kegiatan yang direncanakan untuk tahun 2026.

Lebih lanjut Ia mengatakan program pengembangan ekonomi lokal daerah telah melaksanakan 40 dari total 80 kegiatan literasi keuangan yang ditujukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok tani, serta masyarakat desa.

Selanjutnya, Rum Pagau mengungkapkan salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah komitmen OJK untuk menetapkan sejumlah desa di Kabupaten Boalemo sebagai lokasi percontohan atau pilot project Pengembangan Ekonomi Lokal Daerah.

“Program tersebut nantinya akan difokuskan pada pengelolaan dan pengembangan komoditas unggulan daerah, meliputi kakao, durian, kelapa sawit, jagung, serta program inseminasi buatan guna meningkatkan produktivitas sektor peternakan,” ungkapnya.

Bupati Rum Pagau menambahkan bahwa dukungan dari OJK merupakan peluang besar bagi Boalemo untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, baik melalui peningkatan akses pembiayaan, literasi keuangan, maupun pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

“Kami menginginkan masyarakat Boalemo tidak sekadar memiliki akses terhadap layanan keuangan, melainkan juga mampu memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan taraf kesejahteraan,” imbuhnya.

Taufik Bouty 

Comment