Pemkab Bolsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla

Bolsel99 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta dampak polusi udara yang ditimbulkannya.

Warga diminta mengutamakan perlindungan kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika udara mulai dipenuhi asap dan debu.

Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini tanpa harus menunggu kondisi udara memburuk.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila udara mulai terdampak asap, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kualitas udara memburuk,” tegas Bupati.

Menurutnya, kewaspadaan terhadap karhutla tidak hanya berkaitan dengan upaya mencegah kebakaran, tetapi juga melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Bupati Iskandar juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid, menekankan pentingnya kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah karhutla.

“Jangan menunggu sampai kondisi udara memburuk untuk melakukan pencegahan. Mari kita lindungi diri sendiri dan keluarga, gunakan masker bila diperlukan, serta hindari tindakan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, Saipul Botutihe, S.K.M., mengingatkan bahwa paparan asap karhutla dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Ia menjelaskan, penggunaan masker, pembatasan aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, serta menjaga kondisi tubuh merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko paparan asap dan partikel debu.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan dampak asap terhadap kesehatan. Jika udara mulai berasap, kurangi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas Saipul.

Melalui imbauan tersebut, Pemkab Bolsel berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga sekaligus berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.

Pencegahan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan tidak membakar lahan sembarangan, meningkatkan kewaspadaan terhadap titik api, serta menerapkan langkah perlindungan kesehatan, risiko kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat di Kabupaten Bolsel diharapkan dapat diminimalkan. (***)

Comment