NOTE24.ID – Di tengah kekhawatiran terhadap kualitas udara akibat asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan masker di kawasan Alun-alun Bolaang Uki, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu 14 Oktober 2026 pagi.
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus mengajak warga agar lebih waspada terhadap dampak paparan asap, debu, dan partikel pencemar udara.
Tak sekadar memberikan imbauan, Bupati Iskandar terlihat menyapa masyarakat sekaligus membagikan masker secara langsung.
Ia mengingatkan warga agar menjadikan penggunaan masker sebagai langkah sederhana untuk melindungi diri, terutama ketika beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara berdebu atau berasap.
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Asisten III Setda Bolsel, Wahyudin Kadullah, S.IP., M.E., serta Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, Saipul Botutihe, S.K.M.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Saya mengimbau warga agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama jika kondisi udara berdebu atau berasap. Jangan menunggu sakit untuk mulai melindungi diri,” tegas Iskandar.
Menurutnya, perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan langkah nyata sekaligus kesadaran bersama. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh dampak asap karhutla dan turut berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Bupati Iskandar juga mengingatkan agar masyarakat menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bolsel, Saipul Botutihe, menjelaskan bahwa penggunaan masker merupakan salah satu langkah perlindungan diri untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.
Ia secara khusus mengingatkan kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, agar lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk.
“Gunakan masker saat berada di luar ruangan, kurangi aktivitas di luar rumah jika udara berasap, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata yang tidak biasa,” imbaunya.
Ilham











Comment