Pemkab Bolsel Pastikan Pendidikan Penyintas Gunung Ruang Tetap Berjalan, Disdikbud dan PGRI Salurkan Bantuan ke Huntap Modisi

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan keberlangsungan pendidikan bagi masyarakat terdampak bencana.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bolsel, bantuan pendidikan disalurkan kepada sekolah-sekolah yang berada di kawasan hunian tetap (huntap) penyintas erupsi Gunung Ruang di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kamis 2 April 2026.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel, Rante Hattani, yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Bolsel.

Bantuan meliputi berbagai kebutuhan dasar pembelajaran, mulai dari buku pegangan guru, alat tulis siswa, hingga perangkat penunjang operasional sekolah berupa printer.

Menurut Rante Hattani, bantuan ini menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan mendesak sekolah-sekolah baru yang telah beroperasi di kawasan huntap, namun belum memperoleh dukungan anggaran melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Ia menjelaskan, penetapan sekolah penerima dana BOSP Tahun 2026 dilakukan berdasarkan data yang telah ditarik oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2025.

Sementara sekolah-sekolah di kawasan huntap baru mulai beroperasi pada tahun 2026, sehingga pendataannya baru akan dilakukan tahun ini untuk pencairan dana pada tahun 2027 mendatang.

“Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami hadir untuk menjembatani kebutuhan sekolah dalam masa transisi agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik,” ujar Rante Hattani.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan para guru dan siswa dalam menjalankan aktivitas pendidikan sehari-hari.

“Semoga bantuan ini dapat membantu para guru dan siswa dalam menunjang kegiatan belajar mengajar sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga meskipun dalam keterbatasan,” tambahnya.

Selain menyerahkan bantuan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi psikososial para siswa dan tenaga pendidik yang kini menjalani aktivitas di lingkungan baru pascabencana.

Langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si. dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, yang menegaskan pentingnya memastikan seluruh pelayanan dasar tetap menjangkau masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil maupun daerah terdampak bencana.

Infotorial

Comment