Pemkab Bolsel Perjuangkan Kawasan Transmigrasi Strategis di Tingkat Nasional

NOTE24.ID – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid terus memacu langkah percepatan pembangunan daerah dengan menyambangi Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia di Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Dalam audiensi yang diterima langsung Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi tersebut, Pemkab Bolsel membahas penetapan Kawasan Transmigrasi Timur Tengah Ideal di wilayah Kabupaten Bolsel sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan kawasan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh komitmen untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan transmigrasi Timur Tengah Ideal sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Iskandar memaparkan potensi wilayah, kesiapan lahan, dukungan regulasi daerah, serta rencana pengembangan infrastruktur dasar dan sarana pendukung kawasan transmigrasi.

Bupati Iskandar menegaskan bahwa penetapan Kawasan Transmigrasi Timur Tengah Ideal merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru berbasis kawasan.

“Kabupaten Bolsel hadir hari ini bukan sekadar membawa gagasan, tetapi membawa kesiapan,” tegas Bupati.

“Kami berdiri dengan komitmen yang kuat untuk memastikan bahwa pembangunan di wilayah Bolsel berjalan terarah, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya lagi.

Ditempat yang sama, Wakil Menteri Transmigrasi RI menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam menyiapkan dokumen perencanaan serta komitmen terhadap pembangunan kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Kementerian telah melakukan pendalaman teknis dan verifikasi lapangan sebagai bagian dari tahapan penetapan kawasan transmigrasi,” ujarnya.

“Hal ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam mempercepat realisasi Kawasan Transmigrasi Timur Tengah Ideal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bolsel,” imbuhnya.

Infotorial

Comment