Peringati Hari Pramuka ke-65, Bupati Rum Pagau Ajak Generasi Muda Perkokoh Karakter dan Kemandirian Diri

Boalemo77 Views

NOTE24.ID – Peringatan Hari Pramuka ke-65 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan kepribadian generasi muda sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Boalemo Drs. H. Rum Pagau saat bertindak sebagai pembina upacara pada Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang berlangsung di Lapangan Desa Bongo II, Kecamatan Wonosari, Jumat 14 Agustus 2026.

Dalam amanatnya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kecakapan dan keterampilan, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Nilai tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu beradaptasi sekaligus tetap memiliki prinsip dalam menghadapi berbagai perubahan.

“Peringatan Hari Pramuka tidak boleh hanya dianggap sebagai kegiatan seremonial belaka. Hal ini harus dijadikan titik tolak untuk memperteguh upaya pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, tangguh, mandiri, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” tegas Rum Pagau.

Ia juga menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka selama ini telah melahirkan banyak tokoh yang memberikan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, ilmu pengetahuan, dunia usaha, hingga kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Bupati menilai tema tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian bangsa. Karena itu, anggota Pramuka di Kabupaten Boalemo diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam berbagai kegiatan produktif dan kreatif, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.

“Generasi muda harus kita dorong untuk memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan sekaligus memahami pentingnya kemandirian ekonomi. Pramuka harus mampu menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang kreatif, inovatif, terampil dan mandiri,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Daerah, jajaran pengurus Kwartir Cabang, para pembina, lembaga pendidikan, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama memperkuat pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka.

“Keserasian langkah dan kerja sama yang baik harus terus kita pelihara. Melalui pembinaan generasi muda yang tertata dengan kuat, kita akan mampu mencetak sumber daya manusia asal Boalemo yang andal dan mampu memberikan sumbangan berarti bagi kemajuan daerah maupun bangsa secara keseluruhan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap semangat Hari Pramuka ke-65 tidak berhenti pada rangkaian kegiatan seremonial. Nilai-nilai kepramukaan diharapkan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter mulia, cakap, kreatif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah dan bangsa.

Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Boalemo sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boalemo, Lahmudin Hambali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Prof. Dr. Nurdin Baderan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Rina Satuan Hambali, unsur pimpinan instansi terkait, jajaran pengurus Kwartir Cabang, para pembina Pramuka, serta ratusan peserta didik anggota Pramuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.

Taufik Bouty 

Comment