PETI Tenilo Kembali Marak, Isu “Tiket Aman” Picu Tanda Tanya Publik  

Boalemo19 Views

NOTE24.ID – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) kembali beroperasi di Desa Tenilo, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

Hal ini terungkap berdasarkan pantauan langsung yang dilakukan di lokasi pada Selasa, 14 April 2026.

Dalam pengamatan tersebut, terlihat sejumlah mesin dompeng dan jet beroperasi secara aktif hampir setiap hari.

Bahkan, dua unit alat berat jenis excavator yang baru saja tiba juga sudah digunakan untuk menggali material, menandakan bahwa kegiatan ilegal ini kembali berjalan secara terbuka.

Kemunculan kembali aktivitas ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Pasalnya, sebelumnya aparat penegak hukum telah beberapa kali melakukan operasi penertiban.

Namun, praktik serupa selalu terulang kembali dalam waktu yang relatif singkat setelah tindakan dilakukan.

Hal ini turut mengangkat kembali isu mengenai adanya “tiket aman”. Istilah tersebut merujuk pada dugaan adanya perlindungan dari pihak-pihak tertentu sehingga aktivitas ilegal ini dapat berjalan tanpa hambatan yang berarti.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti resmi yang dapat mengonfirmasi dugaan tersebut.

Dampak dari kegiatan ini tentu sangat meresahkan warga.

Selain berpotensi merusak lingkungan dan mencemari aliran sungai, praktik ini juga dianggap merugikan negara serta mencederai rasa keadilan hukum di tengah masyarakat.

Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat bertindak lebih tegas, transparan, dan konsisten dalam menangani kasus ini.

Penegakan hukum yang tegas dinilai menjadi kunci untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang, termasuk isu “tiket aman” yang hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya penelusuran masih terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya oknum yang diduga berada di balik maraknya kembali aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Taufik Bouty 

Comment