Rum Pagau Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Pastikan Anak Boalemo Tumbuh Sehat dan Berkualitas

Boalemo70 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo terus memperkuat komitmen dalam memastikan pemenuhan hak, kesehatan, pendidikan, serta tumbuh kembang anak usia dini melalui penguatan program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat evaluasi dan refleksi capaian delapan indikator PAUD HI yang melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, Rabu 9 September 2026.

Forum ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih membutuhkan penguatan.

Bupati Boalemo Rum Pagau menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan anak usia dini tidak bisa dibebankan kepada satu sektor saja.

Menurutnya, pembangunan anak membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan secara terpadu.

“Penanganan anak usia dini harus dilakukan secara bersama-sama. Semua sektor memiliki peran dalam memastikan kebutuhan anak terpenuhi sejak masa awal pertumbuhan,” ujar Rum Pagau.

Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memperkuat koordinasi, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, perencanaan pembangunan melalui Bappeda, keluarga berencana, hingga bidang ketenagakerjaan.

Menurut Rum, perhatian terhadap anak harus dimulai sejak usia dini karena masa balita merupakan fase paling menentukan dalam pembentukan karakter, kemampuan dasar, dan pola pikir anak.

“Anak usia dini ibarat sedang dalam proses membuka dan membentuk pola pikir. Oleh karena itu, lingkungan pengasuhan yang tepat dan pendidikan yang berkualitas merupakan investasi penting untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul,” tambahnya.

Rum juga menyinggung pengalaman sejumlah negara maju yang memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak usia dini dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk psikologi perkembangan anak.

Karena itu, ia mendorong agar hasil rapat evaluasi tidak berhenti sebagai bahan diskusi, tetapi diterjemahkan menjadi langkah konkret di masing-masing sektor.

“Setiap OPD diminta melakukan evaluasi terhadap capaian program sekaligus memperbaiki berbagai aspek yang belum berjalan optimal. Sinergi lintas sektor harus diwujudkan melalui pelayanan yang benar-benar dirasakan oleh anak dan keluarga,” imbuhnya.

Taufik Bouty 

Comment