NOTE24.ID – Wakil Bupati (Wabup) Lahmuddin Hambali mendorong Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Boalemo untuk terus mengambil peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Lahmuddin saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang HMI Boalemo periode 2026–2027 yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Selasa 15 September 2026.
Pelantikan tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru jajaran pengurus di bawah kepemimpinan Ayun Mansou sebagai Ketua Cabang HMI Boalemo periode 2026–2027.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Prof. Nurdin, jajaran Pengurus Badan Pelaksana Harian HMI, Ketua KAHMI Boalemo Djafar Latip Kilo dan para alumni HMI.
Dalam sambutannya, Lahmuddin Hambali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
“HMI harus mampu memberikan kontribusi positif, baik dalam kehidupan kemahasiswaan maupun dalam pembangunan Kabupaten Boalemo,” ujar Lahmuddin Hambali.
Menurutnya, organisasi kemahasiswaan seperti HMI memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kapasitas intelektual, jiwa kepemimpinan, sekaligus kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Saya berharap HMI terus menjadi tempat pengembangan kemampuan dan kepemimpinan bagi para mahasiswa, sekaligus memberikan sumbangsih pemikiran bagi kemajuan daerah. Pemerintah daerah sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan organisasi kemahasiswaan,” harap Lahmuddin.
Lahmuddin juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik maupun pandangan terhadap kebijakan pemerintah.
Namun, ia berpesan kritik yang disampaikan tetap berada dalam koridor konstruktif, objektif dan berimbang, serta diikuti gagasan dan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Silakan memberikan kritik dan masukan kepada pemerintah. Tetapi yang paling penting, kritik tersebut harus disampaikan secara objektif dan konstruktif, sehingga bisa menjadi bagian dari solusi untuk pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia menilai keberadaan mahasiswa bukan hanya sebagai kelompok intelektual yang aktif berdiskusi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membaca dan merespons berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Karena itu, Lahmuddin berharap kepengurusan baru HMI Boalemo dapat memperkuat pembinaan kader dan melahirkan generasi muda yang mampu berpikir kritis, memiliki integritas, serta siap mengambil peran dalam berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua Cabang HMI Boalemo Ayun Mansou, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi semakin kokoh dan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyebut amanah kepengurusan bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi merupakan tanggung jawab moral untuk menjaga HMI sebagai ruang lahirnya gagasan, kepemimpinan dan pengabdian.
“Kami bertekad membangun HMI yang kokoh, maju, dan mampu menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal arah pembangunan daerah,” kata Ayun.
Ia menambahkan tantangan yang dihadapi daerah ke depan menuntut partisipasi dari seluruh elemen masyarakat.
Oleh sebab itu, terjalinnya komunikasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah daerah, para alumni, serta masyarakat luas dianggap sangat penting guna mewujudkan kerja sama yang sehat dan bermanfaat.
“Saya mengingatkan seluruh kader agar senantiasa memegang teguh nilai-nilai luhur perjuangan HMI dan menjadikan masa kepengurusan ini sebagai sarana peningkatan kemampuan intelektual, kepemimpinan, serta kepedulian sosial,” imbuhnya.
Taufik Bouty











Comment