Boalemo Bidik Pengembangan Bioetanol, Potensi Pertanian Dijadikan Penggerak Ekonomi Baru

Boalemo212 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo kini mulai menjajaki peluang pengembangan bioetanol sebagai salah satu langkah strategis untuk memperluas nilai ekonomi sektor pertanian sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah.

Pembahasan arah kebijakan tersebut terjalin dalam pertemuan strategis yang diikuti Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Menteri Pertanian, Senin 21 September 2026.

Dalam kesempatan itu, Lahmuddin didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Prof. Nurdi, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo, Andi Faisal Hurudji.

Lahmuddin Hambali mengatakan, pengembangan bioetanol menjadi salah satu pokok utama yang dibahas.

“Program ini dapat menjadi jalan untuk mengolah komoditas pertanian lokal tidak lagi sekadar sebagai bahan mentah, melainkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Lahmuddin.

Menurut Lahmuddin, pertemuan dengan pihak pemerintah pusat merupakan langkah penting bagi Boalemo untuk menggali berbagai kemungkinan pembangunan yang berakar pada potensi yang dimiliki daerah, khususnya di bidang pertanian.

“Bagi kami, pembahasan ini menjadi bagian penting untuk melihat peluang baru bagi Kabupaten Boalemo, khususnya dalam pengembangan potensi pertanian yang bernilai tambah serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan bioetanol memerlukan sinergi yang kuat serta pembahasan lebih mendalam, agar rancangan yang disusun benar-benar disesuaikan dengan kondisi nyata dan jenis komoditas unggulan yang tersedia di daerah.

Selain meningkatkan nilai jual hasil pertanian, penjajakan ini juga diharapkan dapat membuka ruang kerja sama baru serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi yang lebih beragam di Kabupaten Boalemo.

Lahmuddin berharap komunikasi yang telah terjalin tidak berhenti pada tahap pembicaraan, melainkan segera berlanjut ke langkah nyata melalui kajian mendalam dan kerja sama antarlembaga.

“Sehingga mampu melahirkan program-program yang nyata, serta membuka peluang kerja sama yang berdampak langsung terhadap kemajuan daerah,” harapnya.

Langkah selanjutnya, Pemkab Boalemo akan mengkaji aspek teknis serta mengidentifikasi jenis komoditas yang dapat mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sektor pertanian sekaligus meningkatkan taraf perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Taufik Bouty 

Comment