NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui rencana pembentukan sekolah unggulan di setiap kecamatan.
Langkah ini disiapkan sebagai wadah pembinaan talenta sekaligus jalur untuk mempersiapkan siswa berprestasi melanjutkan pendidikan ke Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 6 Bone Bolango.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri kegiatan Gelar Kriya dan Open House SNT 6 Bone Bolango di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Gorontalo, Jumat 16 Oktober 2026.
Menurut Iwan Mustapa, kehadiran SNT 6 harus diiringi kesiapan pemerintah daerah dalam membangun kemampuan dan potensi peserta didik sejak jenjang pendidikan di wilayah masing-masing. Karena itu, sekolah unggulan di setiap kecamatan dinilai penting untuk memperluas kesempatan anak-anak Bone Bolango memperoleh pendidikan berkualitas.
“Kami merespons kehadiran SNT ini dengan menyiapkan sekolah unggulan di masing-masing kecamatan. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton. Sekolah unggulan itu diharapkan menjadi pemasok siswa berprestasi yang siap melanjutkan pendidikan ke SNT,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, sekolah unggulan yang direncanakan tersebut tidak sekadar menjadi fasilitas pendidikan baru, tetapi juga bagian dari sistem pembinaan siswa yang lebih terarah.
“Dengan penguatan kemampuan sejak tingkat kecamatan, potensi anak-anak daerah diharapkan dapat berkembang dan memiliki peluang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah berkualitas,” jelas Iwan.
Sekda Iwan Mustapa menambahkan, Bone Bolango sebelumnya telah memiliki sejumlah lembaga pendidikan yang dikenal dalam pembinaan peserta didik, di antaranya Sekolah Garuda, MAN Insan Cendekia, SMA Wirabakti, dan Pondok Pesantren Hubulo.
“ehadiran SNT 6 semakin menambah pilihan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengambil peran aktif agar keberadaan sekolah tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas bagi generasi muda Bone Bolango,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Iwan juga mengapresiasi penampilan dan berbagai karya yang ditampilkan para murid SNT 6 dalam kegiatan Gelar Kriya dan Open House. Meski baru beroperasi sekitar dua bulan, para siswa dinilai telah menunjukkan potensi dan kemampuan yang menjanjikan.
Namun, pengembangan SNT 6 masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana, termasuk penyediaan lahan sekitar 10 hektare. Pemerintah daerah kini menyiapkan tahapan identifikasi lahan serta sosialisasi kepada masyarakat untuk mendukung kebutuhan tersebut.
“Proses identifikasi lahan dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi bagian dari tahapan yang kita siapkan, dengan penyediaan lahan ditargetkan pada 2027. Dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo juga diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SNT 6 Bone Bolango, Surahmat Hasjim, menjelaskan bahwa kegiatan Open House digelar untuk memperkenalkan sekolah sekaligus menampilkan hasil karya dan potensi para murid kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keberadaan SNT 6 serta membuka wawasan orang tua dan peserta didik mengenai kesempatan pendidikan yang tersedia.
SNT 6 Bone Bolango juga didukung tenaga pendidik yang diseleksi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain pembelajaran akademik, sekolah ini memberikan ruang pengembangan keterampilan dan minat siswa melalui sejumlah bidang, seperti robotika, bahasa Mandarin, pencak silat, dan kepramukaan.
Ichal











Comment