Serius Perangi Narkoba, Bupati Iskandar Kamaru Siapkan Lahan untuk BNNK Bolsel

Bolsel91 Views

NOTE24.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menyatakan keseriusannya mendukung rencana pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Sebagai langkah konkret, Pemkab Bolsel menyiapkan lahan seluas 1.500 meter persegi untuk menunjang pembangunan kantor lembaga yang akan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., saat menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Jemmy Suatan, S.H., M.H., bersama jajaran di Ruang Berkah, Kantor Bupati, kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu 14 Oktober 2026.

Bupati Iskandar menegaskan, pemerintah daerah siap mengambil bagian dalam mendukung pembentukan BNNK Bolsel, termasuk melalui penyediaan aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan kantor.

“Sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memberantas narkoba, kami merespons dengan menyiapkan lahan seluas 1.500 meter persegi. Pemda siap mendukung berbagai kebutuhan yang dapat menunjang terbentuknya BNNK Bolsel,” tegas Iskandar.

Menurutnya, keberadaan BNNK di Bolsel menjadi penting untuk memperkuat langkah pencegahan sekaligus mempersempit ruang peredaran narkotika. Terlebih, posisi geografis Bolsel yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo membutuhkan perhatian dan koordinasi lintas wilayah dalam mengantisipasi potensi jalur peredaran narkoba.

Iskandar Kamaru juga menyinggung adanya laporan mengenai sejumlah kejadian terkait jalur peredaran narkoba yang melintasi wilayah Bolsel.

Kondisi tersebut, kata dia, perlu menjadi perhatian bersama agar upaya pengawasan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Karena itu, Iskandar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BNN, dan aparat penegak hukum.

“Pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda,” ujar Iskandar.

“Perlindungan generasi muda dari bahaya narkoba harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap, dengan terbentuknya BNNK di Bolsel, upaya pencegahan, pengawasan, dan pemberantasan narkoba dapat semakin diperkuat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Jemmy Suatan, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Bupati, Wakil Bupati, jajaran pemerintah daerah, serta anggota DPRD Bolsel terhadap rencana pembentukan BNNK.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan langkah awal sekaligus bagian dari tindak lanjut koordinasi pembentukan BNNK Bolsel. Hasil pertemuan itu selanjutnya akan dilaporkan kepada Kepala BNN RI untuk proses pembahasan lebih lanjut, termasuk mengenai kebutuhan personel dan kesiapan kelembagaan.

“Untuk pelaksanaannya, nanti akan dibentuk BNNK Bolsel. Termasuk terkait personel ke depan, akan kita bicarakan lebih lanjut,” jelas Jemmy.

Jemmy turut mengingatkan bahwa ancaman peredaran narkoba dapat menyasar berbagai lingkungan pekerjaan dan aktivitas masyarakat.

Ia mencontohkan kawasan dengan aktivitas pertambangan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya mengantisipasi potensi masuk dan beredarnya narkotika.

Pertemuan tersebut turut dihadiri para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan perangkat daerah, anggota DPRD Bolsel, serta jajaran BNNP Sulawesi Utara.

Ichal

Comment