Tak Sekadar Dikukuhkan, Bunda PAUD Diminta Aktif Kawal Kualitas Pendidikan Anak

Bone Bolango74 Views

NOTE24.ID – Bupati Bone Bolango Ismet Mile berharap keberadaan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tingkat kecamatan hingga desa tidak sekadar hadir dalam seremoni pengukuhan, tetapi benar-benar mampu memberi perhatian lebih terhadap proses pendidikan dan tumbuh kembang anak usia dini.

Harapan tersebut disampaikan Ismet Mile saat menghadiri Workshop Penguatan Peran Bunda PAUD dalam Mendukung Layanan PAUD Holistik Integratif, yang dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan di El Madina Hotel, Rabu 9 September 2026.

Menurut Ismet, Bunda PAUD memiliki posisi penting sebagai penggerak, evaluator sekaligus pemberi dorongan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Ia menegaskan, anak-anak PAUD hari ini merupakan generasi penerus yang kelak akan mengisi berbagai ruang kehidupan, termasuk menjadi pemimpin di tengah masyarakat. Karena itu, pendidikan dan pendampingan sejak usia dini harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“Yang paling penting adalah anak-anak didik usia dini dan guru-gurunya. Perjalanan pendidikan ini menjadi ukuran terhadap terbentuknya masa depan anak-anak didik itu sendiri, sehingga perlu ada dukungan,” tegas Ismet.

Ia berharap Bunda PAUD mulai dari kecamatan hingga desa dapat turun melihat secara langsung bagaimana layanan pendidikan anak usia dini berjalan. Jika terdapat kekurangan, Bunda PAUD diharapkan tidak hanya melihat, tetapi juga memberikan evaluasi sekaligus mendorong adanya perbaikan.

“Jangan hanya menjadi evaluator, tetapi juga pemberi dorongan. Kita harus melihat bagaimana implementasinya di ruang-ruang sekolah,” ujarnya.

Perhatian terhadap Guru PAUD

Salah satu hal yang menjadi perhatian Bupati adalah kondisi tenaga pendidik PAUD yang belum seluruhnya berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Dukungan terhadap guru sangat penting agar mereka tetap memiliki motivasi dan kemampuan untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak.

Bagi Ismet, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak dapat dibebankan hanya kepada guru. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah, Bunda PAUD, orang tua, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Bunda PAUD Harus Terus Belajar

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang begitu cepat, Ismet juga mengingatkan para Bunda PAUD agar tidak berhenti belajar.

Menurutnya, orang dewasa yang mendampingi anak-anak harus memiliki pengetahuan yang terus diperbarui agar mampu memahami tantangan dan kebutuhan generasi saat ini.

“Jangan berpikir biarlah nanti mereka pintar-pintar. Tidak bisa. Kita juga harus pintar-pintar,” katanya.

Ismet bahkan mencontohkan dirinya yang hingga kini tetap membiasakan diri membaca dan memperbarui pengetahuan. Baginya, proses belajar tidak boleh berhenti hanya karena seseorang telah menduduki jabatan tertentu.

“Selama kita masih menjalankan tugas, kita harus terus membaca dan belajar. Jangan sampai kita berhenti meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Ia berharap semangat belajar tersebut menjadi budaya di lingkungan Bunda PAUD. Dengan kapasitas yang terus berkembang, Bunda PAUD dapat menjadi mitra strategis bagi guru, satuan pendidikan, orang tua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.

Ismet menegaskan, penguatan PAUD Holistik Integratif harus dilakukan secara bersama-sama agar kebutuhan anak tidak hanya dilihat dari aspek pendidikan, tetapi juga tumbuh kembang dan lingkungan pendukungnya.

Karena itu, ia mendorong Bunda PAUD untuk semakin aktif hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi, melakukan evaluasi dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak.

“Harapannya bukan hanya anak-anak yang berkualitas, bukan hanya guru-guru yang berkualitas, tetapi Bunda PAUD sebagai evaluator dan penggerak juga harus berkualitas,” tandasnya.

Ichal

Comment